Pagi itu saya sedang mainan hp, tiba2 layar berubah ketika ada notifikasi panggilan masuk dari nomor yang belum pernah saya kenal sebelumnya. Tanpa pikir panjang, saya langsung mengangkat panggilan tersebut yang ternyata dari seorang polisi yang ngakunya kawan lama saya. Dan begini kurang lebih percakapannya,
A : Saya
P : Polisi
A : "Halo assalamualaikum"
P : "Waalaikum salam, pie mas kabare sampean, suwe ora ketemu iki.."
Dengan sedikit bingung dan berpikir, saya pun menjawab, sae pak, alhamdulillah, ini dari bapak siapa ya?" Tanya saya pada sumber suara yang sepertinya dari bapak2 tersebut.
P : "Halah mosok lali sampean niku.. sombong tenan, dari suaraku mosok gk iso ngetarani aku sopo.."
A : "haduh yakin pak kulo kesupen(lupa) ini siapa ya pak?" Tanya saya makin heran
P : "masa lupa to mas, ini aku sik saiki dines di Polda, kelingan to?
A : "Waduh, Polda mana ya pak? DIY?" (Makin bingung dan mulai ngerasa kalau bapak ini salah sambung)
P: "iya mas, hayo coba diinget2 sopo kira2 saya ini, dulu pernah di lantas, sekarang di Polda."
Mendengar pernyataan tersebut, saya makin bingung karena saya tidak punya teman yang dines di Polda DIY. Tetapi sayapun masih tetap penasaran dan tidak enak dengan bapak itu kalau ternyata memang kenal dengan saya. "Aduh sinten(siapa) ya pak.. saya bener2 lupa,e. Bapak dibagian apa ya?" (Pura2 paham)
P: "dulu di Lantas, Sekarang Di Polda, mosok lupa sampean sombong tenan.
A: "Aduh siapa ya pak? Kok sepertinya bapak salah sambung mungkin" (Makin gk enak)
P : "Ah enggak mas.. coba sampean inget2.. siapa wae temene mas sik kerjo ning Polda."
Dengan keadaan makin bingung dan sudah cukup nyerah dengan bapak ini, saya pun asal menyebutkan nama biar bapak ini makin lega "Bp Adi? Niku kayake njih ten Reskrim pak.."
P : "Ah sopo kui, bukan. Hayo diinget2 maneh "(bapak itu masih semangat kali)
Dengan sedikit keyakinan bahwa bapak ini salah sambung, saya pun coba untuk meyakinkan bapak tsb bahwa ia hanya salah sambung. " coba bapak cek lagi deh nomer telpon saya barang kali salah, maaf juga pak kalo mboten inget sama bapak, masalahnya teman saya di Polda juga banyak e, ada pak adi, Mas Nur, Mas Ridwan , Pak Agus, dan masih banyak pak(padahal asal sebut nama :D).. maaf kalau lupa pak.. hehe"
Dan akhirnya bapak tersebut udah mulai nyerah "sopo iku aku kok nggak kenal, nek pak agus iyo kui kenal..wah jan lali tenan po sampean? yaudah mas nek sampean emang ora kelingan" (akhirnya selesai sudah dan legaa)
mendengar kalimat tersebut akhirnya saya cukup lega dapat mengakhiri obrolan tanpa langsung memutus percakapan secara kasar. Tetapi tiba2 bapak tersebut ngomong lagi dengan nada yang tak kalah semangat "diinget2 lagi ya mas sopo aku.. nanti kalo udah inget tak telpon maneh..!"$@$%$
Benar-benar seorang polisi yang mempunyai jiwa membara. Namun sampai saat ini beliau belum menelpon lagi, karena mungkin telah menyadari kalau nomor tujuannya salah beberapa digit. Sekian. *real story dengan sedikit modifikasi*
Pesan Ts :
Teliti sebelum membeli :D
Perkenalkan diri anda dan dengan siapa anda ingin mengobrol, jangan malah udah jauh ternyata salah orang :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar